Belasan Turis Asing Terlibat Lakalantas di Buleleng

Foto : Ist – Proses evakuasi mobil hiace pasca alami kecelakaan tunggal di Jalur Denpasar- Singaraja, Jumat (14/11/2025). Mobil pengangkut wisatawan WNA asal Tiongkok ini menabrak pohon hingga masuk ke jurang.

Bacaan Lainnya

SINGARAJA, ELANGBALI.COM – biasanya diwarnai udara dingin pegunungan dan kabut tipis yang menyelimuti perbukitan. Namun, Jumat (14/11/2025), ketenangan itu mendadak pecah oleh suara benturan keras dari sebuah mobil Hiace yang membawa belasan wisatawan asing. Kendaraan berplat nomor N 7605 TA tersebut kehilangan kendali dan menabrak sebuah pohon besar sebelum akhirnya terperosok masuk ke jurang di wilayah Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada.

Warga sekitar yang mendengar dentuman langsung berhamburan menuju lokasi. Dengan kondisi medan yang terjal dan penuh semak, mereka berupaya menolong para penumpang yang terjebak di dalam mobil. Tak lama berselang, petugas PMI dan kepolisian tiba untuk melakukan evakuasi. Suasana berlangsung dramatis—jeritan kesakitan beberapa korban terdengar sayup bersaing dengan instruksi para petugas yang bekerja dalam gelapnya pagi.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 Wita, saat kondisi jalan masih minim cahaya. “Di dalam mobil itu ada 12 orang. Saat ini sebagian dirawat di RS Karya Dharma Husada dan sebagian lainnya di RSUD Buleleng,” ujarnya.

Evakuasi – Proses evakuasi mobil hiace pasca alami kecelakaan tunggal di Jalur Denpasar – Singaraja, Jumat (14/11/2025).

Dari informasi awal, satu orang merupakan Warga Negara Indonesia yang bertindak sebagai pengemudi. Sementara 11 penumpang lainnya adalah warga negara asing asal Tiongkok yang tengah berlibur di Bali. Namun demikian, AKP Bachtiar menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan identitas lengkap serta kondisi para korban yang dirawat di rumah sakit.

“Kami akan cek kembali status korban, asal negara, maupun keadaan masing-masing penumpang. Data yang benar dan lengkap sangat penting untuk proses koordinasi berikutnya,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, kepolisian juga telah menjalin komunikasi awal dengan pihak konsulat Tiongkok di Bali. Mereka menginformasikan bahwa terdapat warganya yang menjadi korban kecelakaan di wilayah Buleleng. “Dari konsulat sendiri masih menunggu data lanjutan dari kami, baik terkait identitas maupun status medis para korban untuk keperluan tindak lanjut dan penyampaian informasi kepada pihak keluarga,” jelas AKP Bachtiar.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jalur pegunungan yang indah tidak selalu aman, terutama di waktu subuh ketika jarak pandang terbatas. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, sementara para korban terus mendapatkan penanganan medis intensif. Semoga tidak ada tambahan korban jiwa dan seluruh penumpang dapat pulih kembali.

( dede99 )

Pos terkait