Presiden Prabowo Subianto (kiri) saat bertemu Raja Yordania, Abdullah II bin Al Hussein di Yordania, Rabu (16/4/2025)(Dok. Kementerian Luar Negeri)
JAKARTA , ELANGBALI.COM | 14 November 2025 — Suasana hangat dan penuh kehormatan menyelimuti Istana Kepresidenan ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyambut kedatangan Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Kerajaan Yordania Hashemite. Kunjungan kenegaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan diplomatik serta kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania, dua negara sahabat yang selama ini menjunjung tinggi nilai perdamaian dan stabilitas global.
Presiden Prabowo menyambut langsung Raja Abdullah II di halaman istana dengan prosesi kehormatan, termasuk upacara penyambutan militer, pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, serta sesi pemeriksaan pasukan. Momen tersebut mencerminkan kedekatan hubungan bilateral yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Presiden Prabowo Subianto memilih dalam satu mobil vana sama dengan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Abdullah ll ibn A Hussein menuju Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025). (Dok. YouTube Sekretariat Presiden )
Pertemuan kedua pemimpin diagendakan membahas berbagai isu penting, mulai dari kerja sama pertahanan, penanggulangan terorisme, stabilitas kawasan Timur Tengah, hingga peluang peningkatan hubungan ekonomi, perdagangan, pendidikan, dan penanganan kemanusiaan di Palestina. Indonesia dan Yordania selama ini dikenal sebagai negara yang konsisten menyerukan perdamaian dan memahami sensitivitas berbagai isu global.

Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral tertutup, penandatanganan sejumlah nota kesepahaman, serta pembahasan lanjutan mengenai penguatan kerja sama jangka panjang antara kedua negara.
Kunjungan kenegaraan ini bukan hanya simbol persahabatan, tetapi juga langkah strategis dalam memperkokoh komitmen Indonesia dan Yordania untuk terus bekerja sama menghadapi tantangan global. Kehadiran Raja Abdullah II di Jakarta menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting Yordania di kawasan Asia Tenggara sekaligus memperkuat diplomasi aktif pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.







