“Solar Subsidi Disedot Proyek Miliaran! Dugaan Penyelewengan BBM di Proyek JICA Candidasa Mencuat”

KARANGASEM, ELANGBALI.COM – Tim investigasi Elangbali.com menemukan dugaan pelanggaran serius dalam proyek raksasa konservasi dan mitigasi abrasi Pantai Candidasa, Karangasem yang menelan anggaran hampir Rp785,92 miliar dari pinjaman Japan International Cooperation Agency (JICA).

Bacaan Lainnya

Di lapangan, tim memergoki sebuah mobil pickup mengangkut jerigen berisi solar subsidi, yang kemudian dituangkan ke sejumlah alat berat Excavator di area proyek. Temuan ini memperkuat informasi dari sumber lokal yang menyebut adanya oknum-oknum yang diduga terlibat dalam praktik jual-beli solar subsidi kepada kendaraan dan alat berat proyek tersebut.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya ini sejatinya bertujuan mulia — memulihkan pantai dan ekosistem Candidasa yang parah tergerus abrasi. Namun praktik kotor seperti penyalahgunaan BBM bersubsidi justru mencederai integritas proyek bernilai ratusan miliar rupiah ini.

Bila benar terjadi, maka subsidi energi yang seharusnya untuk rakyat kecil—nelayan dan petani—malah dinikmati alat berat proyek internasional.

Pelanggaran dan Pidana:
Dugaan Pelanggaran:

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi untuk kepentingan industri/proyek non-subsidi.

Perdagangan ilegal bahan bakar minyak bersubsidi.

Dasar Hukum: Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah oleh UU Nomor 11 Tahun 2020 (Cipta Kerja).

Setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

Potensi Pidana: 6 tahun penjara,denda maksimal Rp60 miliar

Pencabutan izin usaha dan blacklist proyek bagi kontraktor jika terbukti secara korporasi.

Dugaan penyalahgunaan solar subsidi di proyek internasional BBCP Candidasa bukan sekadar pelanggaran administratif ini adalah kejahatan ekonomi dan moral yang merugikan rakyat, mencoreng kredibilitas proyek berskala global, serta menodai kerja sama Indonesia Jepang dalam pembangunan berkelanjutan.

( tim )

Pos terkait