Hujan Deras 12 Jam, Bali Dikepung Banjir dan Longsor: Denpasar Terendam hingga 80 Cm

BALI, ELANGBALI.COM – Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bali dalam 12 jam terakhir, Senin (24/2/2026) pukul 18.00 WITA hingga Selasa (25/2/2026) pukul 06.00 WITA, memicu serangkaian bencana hidrometeorologi. Banjir, pohon tumbang, tanah longsor hingga tanggul jebol dilaporkan terjadi di sejumlah kabupaten/kota.

Berdasarkan laporan situasi kebencanaan periode 12 jam sebelumnya, cuaca berawan tercatat di Buleleng, sementara hujan mengguyur wilayah Denpasar, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem, Badung, Tabanan dan Jembrana.

Bacaan Lainnya

Denpasar Paling Terdampak, Puluhan Titik Banjir

Wilayah Kota Denpasar menjadi daerah paling terdampak. Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang menyebabkan angin puting beliung di Jalan Gunung Payung, Padang Sambian Kelod. Selain itu, tanggul sungai jebol di Jalan Siulan Gang Lely.

Banjir merendam sedikitnya lebih dari 20 titik dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 80 sentimeter. Titik terdampak di antaranya Jalan Griya Anyar arah Simpang Dewa Ruci dengan ketinggian mencapai 80 cm, Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur (50 cm), Jalan Tukad Badung Renon (50 cm), Jalan Raya Puputan Renon (50 cm), Jalan Danau Tempe Sidakarya (40 cm), hingga kawasan Sesetan, Sanur, Renon, Sidakarya dan sekitarnya.

Meski genangan cukup tinggi dan mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas, hingga laporan ini dirilis seluruh kejadian masih dalam proses penanganan dan dilaporkan nihil korban jiwa.

Gianyar dan Buleleng Dilanda Longsor dan Pohon Tumbang

Di wilayah Gianyar, hujan deras memicu sejumlah pohon tumbang di Desa Kedewatan (Ubud), Desa Tulikup, Desa Sumita, dan Desa Sukawati. Tanah longsor juga terjadi di Banjar Glogor, Lodtunduh, Kecamatan Ubud. Seluruh kejadian telah ditangani dan dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Sementara itu di Buleleng, longsor dilaporkan terjadi di Desa Selat, Kecamatan Sukasada, serta di Banjar Dapdap Tebal, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Pohon tumbang juga terjadi di Desa Tukad Mungga dan Desa Pancasari. Seluruhnya masih dalam proses penanganan, dengan laporan sementara nihil korban.

Badung dan Tabanan Tak Luput

Di Badung, pohon tumbang terjadi di Desa Kerobokan dan Jalan Sunset Road. Selain itu, banjir merendam sejumlah ruas jalan strategis seperti Jalan Wana Segara Jimbaran (40 cm), Jalan Kunti Legian (50 cm), Jalan Campuhan II Legian (40 cm), Jalan Padma Utara Legian (40 cm), dan Jalan Merpati Tuban (50 cm). Sebagian masih dalam tahap penanganan.

Sedangkan di Tabanan, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Ahmad Yani, Abian Tuwung, Kecamatan Kediri. Peristiwa tersebut telah ditangani dan tidak menimbulkan korban.

Di Klungkung, pohon tumbang terjadi di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan dan telah berhasil dievakuasi.

BMKG Keluarkan Status Waspada dan Siaga

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan pada 24 Februari 2026. Status WASPADA diberlakukan untuk wilayah Denpasar, Bangli, Buleleng, Gianyar, Karangasem dan Klungkung. Sementara status SIAGA ditetapkan untuk Badung, Jembrana dan Tabanan.

Peringatan dini angin kencang juga dikeluarkan untuk Denpasar, Badung, Buleleng, Karangasem dan Klungkung.

Kondisi ini menunjukkan potensi cuaca ekstrem masih berlanjut. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, longsor di daerah perbukitan, serta pohon tumbang akibat tanah labil dan terpaan angin kencang.

Hingga pukul 06.00 WITA, tidak ada laporan korban jiwa. Namun aparat dan tim penanggulangan bencana masih bersiaga melakukan asesmen dan penanganan di lapangan guna memastikan keselamatan warga serta meminimalisir dampak lanjutan dari cuaca ekstrem yang melanda Bali.

( dd99 )

Pos terkait