Preman Biadab Hajar WNA,Diduga Bayaran Mafia Tanah

DENPASAR | ELANGBALI.COM – Inilah wajah-wajah para pelaku biadab yang tega melakukan pemukulan brutal terhadap seorang warga negara asing di sebuah villa kawasan Ungasan, Bali.

Gerombolan preman asal Timur ini dipimpin Fransiskus Bria seorang narapidana asal Kupang bersama rekannya Juven Aldo. Mereka tidak bergerak sendiri, melainkan kuat dugaan merupakan kaki tangan mafia tanah yang membayar mereka untuk mengacaukan keamanan di Pulau Dewata.

Bacaan Lainnya

Tak hanya memukul hingga korban babak belur, para preman ini juga merusak properti villa: kaca dipecahkan, bangunan dirusak, dan suasana dibuat mencekam.

Aksi ini bukan hanya tindak pidana kekerasan, tapi juga perusakan properti serta dugaan keterlibatan sindikat mafia tanah yang sangat berbahaya bagi iklim pariwisata Bali.

Apapun alasannya, kekerasan tidak pernah bisa dibenarkan,Bali bukan tempat bagi premanisme. Mafia tanah beserta kaki tangannya harus ditindak tegas tanpa kompromi.

Polisi tidak boleh berhenti di pelaku lapangan, tapi wajib membongkar otak intelektual yang menyewa gerombolan kriminal ini.

Tokoh masyarakat Roy mengecam keras insiden ini : “Apapun alasannya, jangan sampai gara-gara ulah preman seperti ini, bule-bule takut datang ke Bali.

Penegak hukum harus menghukum mereka seberat-beratnya agar kejadian keji seperti ini tidak terulang. Kami warga Bali hidup dari pariwisata.

Jangan biarkan Bali tercoreng oleh premanisme dan mafia tanah

[ dede99 ]

Pos terkait