JEMBRANA, ELANGBALI.COM – Sebuah video yang menunjukkan aksi penurunan bendera Sang Saka Merah Putih dan pencoretan tiang serta bendera itu sendiri, viral di media sosial. Diduga kuat, insiden tak pantas ini terjadi di depan kantor Bupati Jembrana, Bali.
Dalam unggahan di akun media sosial Info Jembrana, terlihat dua orang pria yang menjadi terduga pelaku aksi tersebut. Video itu menyebutkan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 23.00 WITA.
Namun, unggahan tersebut tidak merinci kapan tanggal pasti insiden penurunan dan pencoretan lambang negara tersebut dilakukan.
Hingga saat ini, motif dari kedua pelaku melakukan aksi penurunan dan pencoretan bendera Merah Putih masih belum diketahui. Pihak kepolisian resort (Polres) Jembrana telah bergerak cepat melakukan penyelidikan (lidik) untuk memastikan kebenaran video yang beredar luas di masyarakat tersebut.
“Kami masih melakukan lidik mencari tahu kebenaran unggahan video tersebut supaya informasinya tidak berkembang ke mana-mana,” terang Kapolres Jembrana, AKBP I Kadek Citra Dewi Suparwati, saat dikonfirmasi pada hari Rabu (19/11).
Netizen Kecam dan Tuntut Pelaku Dihukum
Sontak, video viral ini menuai beragam komentar dari warganet. Banyak netizen yang mengecam keras aksi tersebut dan menuntut agar pihak kepolisian segera menangkap serta menghukum pelaku seberat-beratnya.
Pasalnya, aksi penurunan dan pencoretan bendera Merah Putih dianggap sebagai tindakan pelecehan terhadap lambang negara dan tindakan kriminal.
“Mohon tangkap dan hukum, jangan dikasi maaf karena yang bersangkutan sudah berani menurunkan bendera kita,” demikian salah satu komentar netizen dengan nama akun Ketut Sukadana yang mewakili keresahan publik.
( tim )







