Letkol CZI Hidayati, Dandim Perempuan Pertama di Indonesia

CIANJUR, ELANGBALI.COM – Sejarah baru tercatat dalam tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Untuk pertama kalinya, sebuah Komando Distrik Militer (Kodim) di Indonesia dipimpin oleh seorang perempuan. Letnan Kolonel CZI Hidayati, ST, MT resmi menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0608 Cianjur, menjadikannya Dandim perempuan pertama di Cianjur sekaligus yang pertama dalam sejarah TNI AD.

Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan sebuah tonggak penting dalam perjalanan profesionalisme dan kesetaraan di lingkungan militer. Kehadiran Letkol Hidayati di pucuk pimpinan Kodim 0608 menegaskan bahwa kepemimpinan di TNI AD sepenuhnya bertumpu pada kapasitas, kompetensi, dan rekam jejak pengabdian, bukan pada gender.

Bacaan Lainnya

Sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Dandim 0608 Cianjur, Letkol CZI Hidayati bertugas di Markas Besar TNI Angkatan Darat, tepatnya di Maditziad. Ia merupakan perwira Corps Zeni (CZI) dengan latar belakang pendidikan teknik, lulusan strata satu dan strata dua bidang teknik. Kombinasi pengalaman staf strategis dan keahlian teknis tersebut menjadi modal penting dalam memimpin satuan teritorial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pembangunan wilayah.

Momentum pelantikannya pun memiliki makna simbolik yang kuat. Serah terima jabatan (sertijab) digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Rabu (31/5/2015), di halaman Masjid Kubro, simpang Jalan Abdullah Bin Nuh, Cianjur. Dalam suasana khidmat, Letkol Hidayati menyampaikan refleksi singkat namun sarat makna tentang penunjukan dirinya.

“Kebetulan penunjukan saya menjadi Dandim bertepatan dengan Hari Kartini. Ini pemecah telur, karena sebelumnya jabatan ini selalu dipegang oleh bapak-bapak,” ungkapnya.

Tongkat komando Kodim 0608 Cianjur sebelumnya dipegang oleh Letkol ARM Imam Haryadi, yang selanjutnya dipercaya menempati jabatan baru sebagai Waasintel Kasdam Brawijaya. Prosesi pergantian kepemimpinan berlangsung tertib dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai tradisi militer.

Acara sertijab tersebut dihadiri oleh Bupati Cianjur, Wakil Bupati Cianjur, Kapolres Cianjur, Ketua DPRD Cianjur, jajaran TNI-Polri, serta tokoh masyarakat dan unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan daerah ini mencerminkan dukungan dan harapan besar terhadap kepemimpinan Letkol CZI Hidayati di Kodim 0608.

Bupati Cianjur dalam sambutannya menaruh optimisme terhadap kontribusi Dandim baru, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan latar belakang keilmuan teknik yang dimiliki Letkol Hidayati, pemerintah daerah berharap sinergi TNI dan pemda dapat semakin kuat, terutama dalam sektor infrastruktur dan penanganan persoalan kewilayahan.

“Penunjukan Dandim baru yang merupakan insinyur lulusan teknik, mudah-mudahan bisa membantu perbaikan dan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Cianjur,” ujar Bupati.

Lebih dari sekadar pencapaian personal, pelantikan Letkol CZI Hidayati adalah simbol perubahan zaman di tubuh TNI AD. Ia menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki ruang, kesempatan, dan kepercayaan yang sama untuk memimpin satuan strategis, selama didukung profesionalisme dan dedikasi tinggi.

Dari Cianjur, sejarah baru itu ditorehkan. Sejarah tentang keberanian menembus batas, kepercayaan institusi, dan semangat Kartini yang hidup dalam balutan seragam hijau loreng TNI Angkatan Darat.

( dd99 )

Pos terkait