MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Serma Sutopo, Babinsa Desa Geger, Koramil 0803/11 Geger, telah melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan penyerapan gabah oleh Perum Bulog di Desa Geger, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu (5/4). Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini berhasil menyerap gabah sebanyak 9.989 kg dari para petani setempat. Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan aktif TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan memastikan kesejahteraan petani.
Dalam pelaksanaannya, Serma Sutopo memantau langsung proses penyerahan gabah dari petani kepada Perum Bulog, termasuk tahap penimbangan, pengecekan kualitas, hingga proses administrasi pembayaran. Babinsa ini memastikan bahwa seluruh proses berjalan dengan transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan ini penting untuk menjamin keadilan harga bagi petani serta kualitas gabah yang diserap untuk kepentingan stok pangan nasional.
“Kami dari TNI AD, khususnya jajaran Babinsa, berkomitmen untuk terus mendampingi petani dalam kegiatan pertanian dari hulu ke hilir. Penyerapan gabah oleh Bulog ini sangat penting karena berkaitan dengan pendapatan petani dan ketersediaan beras sebagai makanan pokok masyarakat,” ujar Serma Sutopo. Dia menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI, Bulog, dan petani merupakan wujud sinergi dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan dan ekonomi di tingkat desa.
Program penyerapan gabah oleh Perum Bulog dengan pendampingan TNI ini merupakan implementasi dari program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah. Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga, peran Babinsa menjadi semakin strategis sebagai penghubung antara petani dengan lembaga-lembaga terkait. Keberhasilan penyerapan 9.989 kg gabah di Desa Geger menunjukkan efektivitas pendampingan dalam mengamankan hasil panen dan menstabilkan harga gabah di tingkat petani.
Ke depannya, Serma Sutopo akan terus melakukan pendampingan serupa untuk memastikan bahwa hasil pertanian di Desa Geger dapat terserap dengan baik oleh Bulog. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Pihak Koramil 0803/11 Geger juga telah memperluas program pendampingan serupa ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Geger untuk memaksimalkan penyerapan gabah dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh kabupaten Madiun.







