Babinsa Desa Pagotan Dampingi Penyerapan Gabah oleh Perum Bulog

 

MADIUN, BUSERJATIM.COM GROUP – Sertu Agung Tri, Babinsa Desa Pagotan dari Koramil 0803/11 Geger, melaksanakan kegiatan pendampingan dan pemantauan penyerapan gabah oleh Perum Bulog di Desa Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (17/3). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga beras dan meningkatkan kesejahteraan petani. Pendampingan ini dilakukan untuk memastikan proses penyerapan gabah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Dalam pelaksanaannya, Sertu Agung Tri secara aktif memfasilitasi komunikasi antara petani dan pihak Perum Bulog. Ia membantu mengoordinasikan waktu dan lokasi pengumpulan gabah, serta memastikan kualitas gabah yang diserap memenuhi standar yang ditetapkan. Babinsa juga memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya menjaga kualitas gabah agar dapat diterima oleh Bulog dan mendapatkan harga yang layak. Pendampingan ini merupakan wujud nyata peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Hasil dari kegiatan pendampingan tersebut, sebanyak 10 ton gabah dari petani Desa Pagotan berhasil diserap oleh Perum Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram. Penyerapan ini memberikan dampak positif bagi para petani karena mereka mendapatkan kepastian pasar dan harga yang stabil. Harga tersebut sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan, sehingga memberikan jaminan keuntungan bagi petani setelah masa panen.

“Kegiatan pendampingan penyerapan gabah ini merupakan bagian dari tugas kami untuk mendukung program ketahanan pangan. Kami berkomitmen untuk membantu petani memperoleh hasil maksimal dari panen mereka. Dengan adanya penyerapan gabah oleh Bulog, petani tidak perlu khawatir tentang fluktuasi harga di pasaran,” ujar Sertu Agung Tri. Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik antara Babinsa, petani, dan Perum Bulog menjadi kunci keberhasilan program penyerapan gabah ini.

Kegiatan pendampingan dan pemantauan penyerapan gabah ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Madiun. Pihak Koramil 0803/11 Geger berharap kegiatan ini dapat memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas hasil panennya. Dengan adanya jaminan penyerapan gabah oleh Perum Bulog, diharapkan para petani dapat lebih fokus pada peningkatan produktivitas lahan pertanian mereka, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan nasional.

Pos terkait